Logo Desa

Desa Candimulyo

Kabupaten Wonosobo
Provinsi Jawa Tengah

Loading

Desa Candimulyo

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Selamat datang di Website Resmi Desa Candimulyo Desa Candimulyo Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo Provinsi Jawa Tengah

Berita Desa

 
 
 
 
Edukasi Publik 2026

Mengapa Kita Merayakan
Hari Ibu Dua Kali?

Laporan Khusus Pemerintah Desa Candimulyo | 13 Mei 2026

Logo
CANDIMULYO
M ungkin kemarin di layar ponsel Anda, ucapan selamat hari ibu berseliweran begitu masif. Ada yang mengunggah foto masa kecil bersama sang bunda, ada yang membagikan kutipan manis, dan tidak sedikit pelaku usaha yang menawarkan diskon khusus perayaan. Hal ini tentu memicu tanya bagi sebagian besar warga Desa Candimulyo: bukankah Hari Ibu di Indonesia jatuh pada tanggal 22 Desember? Mengapa bulan Mei ini kita seolah merayakannya kembali? Fenomena ini bukan sekadar tren tanpa arti, melainkan sebuah irisan sejarah antara tradisi global dan identitas nasional kita sebagai bangsa yang berdaulat. Kami di Pemerintah Desa Candimulyo memandang kebingungan warga ini sebagai hal yang positif, karena artinya warga mulai kritis terhadap arus informasi yang masuk ke ruang-ruang privat kita melalui algoritma digital.

Secara historis, perayaan yang kita saksikan kemarin adalah International Mother's Day atau Hari Ibu Internasional yang jatuh pada pekan kedua bulan Mei. Tradisi ini berakar dari gerakan di Amerika Serikat pada awal abad ke-20 yang dipelopori oleh Anna Jarvis. Tujuannya sangat personal: menghormati pengabdian ibu yang telah membesarkan kita. Namun, seiring berjalannya waktu, perayaan Mei ini menjadi standar global karena besarnya pengaruh budaya populer Barat. Di sisi lain, Indonesia memiliki alasan yang jauh lebih mendalam, politis, dan ideologis mengapa kita menetapkan 22 Desember sebagai Hari Ibu nasional. Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati Kongres Perempuan Indonesia I tahun 1928, sebuah peristiwa bersejarah di mana perempuan Indonesia bersatu untuk melawan kolonialisme dan menuntut emansipasi. Jadi, jika perayaan Mei lebih fokus pada peran domestik ibu, maka perayaan Desember adalah tentang peran publik perempuan sebagai pejuang bangsa.

"Memahami sejarah membuat kita tidak hanya menjadi pengikut tren. Di Candimulyo, kita merayakan Ibu bukan karena diskon toko online, tapi karena mereka adalah pilar utama yang menjaga kerukunan RT dan ekonomi rumah tangga di tengah dinamika UU Desa yang baru."

Dalam dinamika sosial di Desa Candimulyo saat ini, peran perempuan, khususnya para ibu, sedang mengalami transformasi yang luar biasa. Dengan implementasi UU Desa 2024 yang memberikan penguatan pada tata kelola desa, kami menyadari bahwa partisipasi ibu-ibu dalam Musyawarah Desa (Musdes) menjadi kunci keberhasilan program. Selama ini, kita seringkali terjebak pada pembangunan fisik semata. Namun, jika kita bertanya jujur, siapa yang paling merasakan dampak jika air bersih tidak lancar atau harga bahan pokok naik? Tentu para ibu. Oleh karena itu, merayakan Hari Ibu baik di bulan Mei maupun Desember seharusnya menjadi momentum bagi kami di pemerintahan desa untuk melakukan autokritik.

Aspek Pembeda Versi Mei (Internasional) Versi Desember (Indonesia)
Landasan Sentimental & Penghormatan Pergerakan Nasional & Politik
Tokoh Utama Anna Jarvis (Amerika Serikat) Aktivis Kongres Perempuan 1928
Target Utama Sosok Ibu secara Individu Kesetaraan & Kemandirian

2x

Perayaan Setahun

1928

Tahun Perjuangan

100%

Komitmen Desa

Alur Makna Perayaan

 

Era Mei (Budaya Global)

Apresiasi kasih sayang personal dan hubungan emosional anak terhadap ibu di lingkungan rumah tangga.

 

Era Desember (Identitas Nasional)

Penegasan kembali posisi perempuan sebagai subjek pembangunan nasional yang berdaulat dan pejuang bangsa.

Multimedia Hub TV Desa

Beri Komentar

Desa

3,871

Laki-laki

Laki-laki 3,871 penduduk

3,843

Perempuan

Perempuan 3,843 penduduk

7,714

JUMLAH

0

BELUM MENGISI

7,714

TOTAL

TOTAL 7,714 penduduk

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Desa

Kepala Desa

PARMAN

Sekretaris Desa

HERI SUSILO AMIN, S.Pd.,Si.

Kaur Keuangan

SUBKHI NURMAHFUDIN

Kaur Perencanaan Pembangunan

FATKHUR ROHMAN

Kasi Pelayanan dan Kesejahteraan

MUKHOLIP

Kasi Pemerintahan

SEPTI ERISTIYANA

Kepala Dusun

JOKO SLAMET, S.Pd.,Gr

Kepala Dusun

SAPANGESTU

Kepala Dusun

HERI PRASTYO, S.IP.

Kepala Dusun

KUAT AL SLAMET

Staff

MISYONO

Staff

LENI NUR LAELI

Transparansi Anggaran

APBDes 2026 Pelaksanaan

Belanja

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00 Rp. 989.110.667,00

0%

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00 Rp. 573.084.192,00

0%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00 Rp. 286.508.700,00

0%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00 Rp. 67.270.000,00

0%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00 Rp. 21.887.775,00

0%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00 Rp. 40.360.000,00

0%
Pemerintah Desa

PARMAN

Kepala Desa

HERI SUSILO AMIN, S.Pd.,Si.

Sekretaris Desa

SUBKHI NURMAHFUDIN

Kaur Keuangan

FATKHUR ROHMAN

Kaur Perencanaan Pembangunan

MUKHOLIP

Kasi Pelayanan dan Kesejahteraan

SEPTI ERISTIYANA

Kasi Pemerintahan

JOKO SLAMET, S.Pd.,Gr

Kepala Dusun

SAPANGESTU

Kepala Dusun

HERI PRASTYO, S.IP.

Kepala Dusun

KUAT AL SLAMET

Kepala Dusun

MISYONO

Staff

LENI NUR LAELI

Staff